Minggu, 27 Oktober 2013

AKIBAT RUSAKNYA PENDENGARAN




Akibat rusaknya pendengaran akan menimbulkan :
1.      Gangguan perseptual dimana anak tidak dapat mengidentifikasikan bunyi dari alam sekitar benda-benda yang menghasilkan suara.
2.      Gangguan bicara sehingga anak tidak dapat mempelajari bagaimana hubungan antara gerak-gerak mekanisme bicara dengan suara-suara yang dihasilkan. Akibatnya mereka tidak memperoleh kontrol dari bicaranya.
3.      Gangguan komunikasi dimana anak tidak dapat mempelajari bahasa ibu mereka. Oleh karena itu, mereka tidak dapat mengekspresikan apa yang mereka pikirkan kepada orang lain kecuali melalui gerakan-gerakan, atau isyarat-isyarat yang konkret.

4.      Gangguan kognitif. Anak-anak yang tanpa bahasa harus mempelajari dunia mereka hanya melalui hal-hal yang konkret, disini dan sekarang. Mereka sulit untuk mengerti apa yang dimaksud dengan kebijaksanaan, karena kata kebijaksanaan ini terlalu abstrak.
5.      Gangguan sosial bagi anak yang pendengarannya rusak akan menghadapi kesulitan perkembangan dalam cara-cara bertingkah laku yang tepat terhadap orang lain.
6.      Gangguan emosi. Mereka sering curiga kepada orang lain karena tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh orang lain.
7.      Masalah kependidikan. Anak yang tanpa bahasa memperoleh manfaat yang minimal dari pengalaman-pengalaman pendidikan.
8.      Gangguan dalam intelektual yang mengalami hambatan.
9.      Masalah vokasional, kurangnya keterampilan verbal, pengetahuan umum, kemampuan akademik, dan keterampilan sosial. Dan anak-anak yang rusak pendengarannya, setelah dewasa akan menghadapi kesempatan yang terbatas dalam mencari pekerjaan.


Daftar Pustaka:
·         Abdurrachman Muljono. & S. Sudjadi. (1994). Pendidikn Luar Biasa Umum. Jakarta: B3PTKSM.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

blognya bagus+menarik,, materinya sangat bermanfaat,, q suka.. :)

Posting Komentar