Sabtu, 26 Oktober 2013

KERUSAKAN PENDENGARAN



TEMPAT TERJADINYA KERUSAKAN PENDENGARAN
a)      Kehilangan pendengaran konduktif, yaitu hilangnya pendengaran disebabkan oleh gangguan pada telinga luar dan telinga bagian tengah sehingga menghambat jalannya suara ke telinga bagian dalam.
b)      Kehilangan pendengaran sensori-neural, disebabkan oleh kerusakan pada telinga bagian dalam
c)      Kehilangan pendengaran campuran disebabkan adanya kerusakan di telinga bagian tengah dan bagian dalam
d)     Kehilangan pendengaran sentral atau perceptual, disebabkan oleh kerusakan pada syaraf pendengaran (Smith dan Neisworth, 1975: P.357).


TEMPAT KERUSAKAN DALAM TELINGA
Kerusakan pendengaran dapat disebabkan oleh kelainan – kelainan pada tiga komponen pendengaran, baik satu komponen saja atau pun gabungan diantara ketiganya, yaitu :
a)      Kerusakan Konduktif
Kerusakan pendengaran yang terjadi apabila bagian luar dan bagian tengah telinga tidak meneruskan getaran suara ke bagian dalam telinga (tuli konduktif). Pada umumnya disebabkan karena otitis media (infeksi atau peradangan pada telinga bagian tengah). Hal ini dapat disembuhkan melalui pengobatan atau melalui pembedahan.
b)      Kerusakan Sensori (tuli sensoris / tuli reseptif)
Kerusakan sensori ini  terjadi karena cochlea (rumah siput) tidak cukup mampu menghantarkan informasi mengenai macam – macam suara yang diterima dari bagian tengah telinga. Kemungkinan yang paling kuat sebab kerusakan sensori ini adalah karena kerusakan beberapa atau semua bagian yang halus pada cochlea.
Hal ini mengakibatkan, informasi yang disampaikan ke otak tidak rinci karena disebabkan oleh kehilangan kemampuan si anak dalam membedakan frekuensi suara dan berkurangnya kemampuan  dalam mengidentifikasi frekuensi – frekuensi suara yang kompleks.
c)      Kerusakan Saraf
Kerusakan saraf ini menyebabkan gangguan dalam memusatkan perhatian, mengingat, mengenal kembali, dan dalam memahami. Ini dapat disebabkan karena kerusakan langsung pada mekanisme saraf atau kerusakan tak langsung sebagai akibat dari kerusakan sensorik.


Daftar Pustaka:
·         Abdurrachman Muljono. & S. Sudjadi. (1994). Pendidikn Luar Biasa Umum. Jakarta: B3PTKSM.

0 komentar:

Posting Komentar